Start-Up ENERGY Strategi Start-Up Pertanian Digital Tumbuh dan Bertahan Secara Organik

Start-Up ENERGY Strategi Start-Up Pertanian Digital Tumbuh dan Bertahan Secara Organik

 

Penulis Dias Satria, Ahmad Syaifulloh, dkk
Ukuran 14 x 20 cm
Berat 300 gr
Tebal xiv+280 hlm
Format Softcover
ISBN Dalam Proses
Harga 90.000

 

Deskripsi

Start-Up ENERGY; Strategi Start-Up Pertanian Digital Tumbuh dan Bertahan Secara Organik

Startup Energy lahir dari percakapan jujur di Yogyakarta bersama tiga founder (Chickin, Cap Capung dan Jala) yang membangun di tempat yang tidak ada yang melihat.

Ia tentang energi yang ada sebelum angka-angka itu lahir — dari mana ia berasal, bagaimana ia dibangun, dan bagaimana ia dijaga agar tidak habis di tengah jalan. Buku ini membangun empat pilar: The Self, The Signal, The System, dan The Ecosystem.

Startup Energy ditulis untuk founder yang sedang mencari alasan untuk tidak berhenti. Untuk mahasiswa yang bertanya apakah dunia startup ada tempat untuk mereka. Untuk siapapun yang pernah merasa energinya hampir habis.

Karena buku ini bukan tentang tidak pernah lelah.

Ia tentang menemukan energi yang membuat kamu tetap berjalan meskipun lelah.

Itu yang paling langka. Dan itu yang paling menentukan.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Seni Merawat Diri Melalui Tulisan

Seni Merawat Diri Melalui Tulisan

 

Penulis Anne S.N., Andi Henni, dkk
Ukuran 14 x 20 cm
Berat 300 gr
Tebal vii+180 hlm
Format Softcover
ISBN 978-623-8454-86-0
Harga 75.000

 

Deskripsi

Seni Merawat Diri Melalui Tulisan

Jeda setiap paragraf adalah napas. Yang membuat mereka bisa bernapas lebih lega. Tidak sesak. Tidak ada yang perlu ditakutkan.

Setiap halaman yang berganti adalah kelegaan. Menyadari bahwa satu persatu hal-hal yang belum termaafkan itu terurai menjadi kalimat-kalimat tanpa batas. Berani mengakui bahwa setiap hal-hal berat yang berlalu hanya perlu diterima, diakui, dan diurai melalui tulisan. Segala bentuk sunyi itu kini menjelma menjadi suara yang paling kencang. Bergetar–bukti bahwa selama ini diri terlampau keras terhadap diri sendiri. Denial.

 Kini jarak antara apa-apa yang selama ini dipendam dengan bagian yang paling sunyi itu tidak ada lagi. Bahkan sekat-sekat itupun luruh. Kini segalanya bisa dipahami tanpa ada ketakutan sedikitpun. Terapi ini tidak memaksa orang di dalamnya untuk melupakan hari-hari berat yang berlalu, tapi, untuk menguatkan kelemahan yang selama ini digenggam erat.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Catatan Perjalanan; Bukan Hanya Berjalan Jauh Tapi Mendalam

Catatan Perjalanan; Bukan Hanya Berjalan Jauh Tapi Mendalam

 

Penulis Arum Abygail, Herna Heryanto, dkk
Ukuran 13 x 20 cm
Berat 250 gr
Tebal 168 hlm
Format Softcover
ISBN 978-623-8454-85-3
Harga 70.000

 

Deskripsi

Catatan Perjalanan; Bukan Hanya Berjalan Jauh Tapi Mendalam

Perjalanan yang jauh itu hakikatnya sangatlah dekat. Karena ia hidup di keseharian kita–pelajaran dan makna di balik ribuan kilometer juga di sudut-sudut yang tak tersentuh. Kisah-kisah sederhana hingga tidak masuk di akal adalah kehidupan. Lagi-lagi karena sang Maha Besar.

Rangkuman ini bukan hanya soal jalan-jalan mewah. Tapi, ia menemukan keajaiban yang baru saja dimengerti. Ia baru saja menemukan harapan baru. Ia baru saja menyelami bagian yang paling sunyi dalam diri. Buku ini membawa sudut pandang yang beragam. Di tempat sunyi yang tak tersentuh sekalipun ada makna yang tersimpan. Di tempat paling bising sekalipun ada keheningan yang diam-diam berteduh di baliknya.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Bali Bercerita; Air Mata, Tawa, dan Sesajen Jiwa

Bali Bercerita; Air Mata, Tawa, dan Sesajen Jiwa

 

Penulis Drs. I Nengah Suardhana, M.Pd., Dr. I Wayan Kartimin, S.S., M.Par., I Made Sukadhana, SE
Ukuran 14 x 20 cm
Berat 300 gr
Tebal x+171 hlm
Format Softcover
ISBN 78-623-8454-84-6
Harga 99.000

 

Deskripsi

Bali Bercerita; Air Mata, Tawa, dan Sesajen Jiwa

Ketika pandemi COVID-19 menyentak dunia, Bali tersedu. Pura-pura sepi”, “senyum tersembunyi di balik masker”. Air mata dan pada Dewa tak pernah sendirian. Air mata dan sesajen tetap mengalir. Ada Tri Hita Karana filosofi harmoni yang mengajarkan: “Jatuh tujuh kali, bangun delapan kali dengan sesajen dan doa.” Inilah Bali di mana tragedi dan keluguan hidup bersanding seperti gegendingan dalam pementasan wayang. Setiap duka adalah pupuk, setiap tawa adalah mantra.

Di dalam buku ini, Anda akan menemukan kisah-kisah manusia biasa dengan aktivitas yang biasa, tetapi di dalamnya ada pengalaman yang berharga dan pelajaran berharga untuk diri sendiri. Sebagai pembaca, Anda diundang untuk terbuka pikiran dan hati Anda untuk merasakan emosi dari setiap kisah serta berbagi pengalaman dalam hidup Anda.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Serumpun Kisah dalam Sunyi

Serumpun Kisah dalam Sunyi

 

Penulis Wurry Srie
Ukuran 13 x 19 cm
Berat 250 gr
Tebal vi+128hlm
Format Softcover
ISBN 978-623-8454-82-2
Harga 70.000

 

Deskripsi

Serumpun Kisah dalam Sunyi

Buku ini adalah sekumpulan esai-esai yang ditulis seorang perempuan dengan tema seputar keluarga yang dekat dengan kehidupan kita semua. Melalui kisah-kisah sederhana Wurri Srie menghadirkan potret kehidupan keluarga, perempuan, anak, dan relasi sosial dengan bahasa yang tenang namun menghunjam. Ia tidak berteriak, tetapi setiap kisahnya menggugah, seolah mengajak pembaca duduk diam, lalu bercermin.

Kekuatan buku ini terletak pada empatinya. Penulis mampu merawat luka-luka sosial, tentang kekerasan, pengabaian, sunyi dalam rumah tangga, hingga rapuhnya nilai kemanusiaan, tanpa menggurui, tanpa menghakimi. Setiap esai terasa seperti bisikan hati yang jujur, lahir dari pengalaman dan perenungan panjang. Ini bukan sekadar bacaan ringan, melainkan pengingat. Bahwa kata-kata bisa menjadi pelukan, keheningan bisa mematikan, dan kemanusiaan harus terus diperjuangkan, mulai dari rumah sendiri. Sebuah karya yang layak dibaca perlahan, direnungi, dan diwariskan sebagai suara nurani di tengah zaman yang kerap bising namun kehilangan empati.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

My Directing Diary: Ceritaku Menjadi Sutradara TV Perempuan

My Directing Diary: Ceritaku Menjadi Sutradara TV Perempuan

 

Penulis Theresia Romula
Ukuran 14 x 20 cm
Berat 250 gr
Tebal 184 hlm
Format Softcover
ISBN 978-623-8454-27-3
Harga 90.000

 

Deskripsi

MY DIRECTING DIARY: Ceritaku Menjadi Sutradara TV Perempuan

Sutradara TV dan Perempuan, dua kata yang seringkali menjadi norma kontradiktif di atas dominasi Sutradara TV laki-laki dalam keriuhan industri Televisi Indonesia. Cerita Thessa hadir memberikan ruang imajinatif bagi setiap insan kreatif, untuk memahami, mengkaji, merasakan sekaligus belajar tentang bagaimana peran seorang Sutradara TV dibalik produksi panggung multicamera berbagai program acara televisi. Ditulis dengan penuturan diksi yang populis dan ringan, buku ini patut menjadi referensi bagi para pelaku dan pekerja kreatif televisi dan media, khususnya bagi para perempuan yang ingin berprofesi sebagai Sutradara TV.

Buku ini tiba di momentum yang tepat, ketika industri televisi Indonesia, sedang berjuang eksistensinya dalam kepungan media digital. Ber-evolusi adalah sifat dasar industri media, yang dari era ke era akan hadir. Dan inilah buku yang kehadirannya akan menjadi referensi significant untuk pemirsa televisi dan pencinta dunia hiburannya.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Berjemur di Tepi Sungai Gyeongsan

Berjemur di Tepi Sungai Gyeongsan

 

Penulis Pandu Wijaya Saputra dan Septian Tito Megananda
Ukuran 14 x 20 cm
Berat 250 gr
Tebal 144 hlm
Format Softcover
ISBN 978-623-8454-25-9
Harga 75.000

 

Deskripsi

Berjemur di Tepi Sungai Gyeongsan

Tulisan dalam buku ini merupakan kumpulan tulisan tentang pengalaman kedua penulis ketika berada di Korea Selatan selama tiga bulan. Tulisan-tulisan yang disajikan tak sekadar catatan perjalanan, tapi juga mencoba menangkap lebih jauh ke aspek budaya, etos, pandangan hidup, sejarah, kebijakan, dan terkadang mencoba merefleksikan dalam konteks Indonesia. Dari pengalaman-pengalaman tersebut, kami juga menangkap bahwa Korea lebih dari sekadar riuh K-Pop dan K-dramanya. Itu semua hanyalah permukaan dari apa yang ada di Korea Selatan.

Tulisan-tulisan dalam buku ini terbagi menjadi tujuh bagian. Bagian pertama, Masisseoyo yang artinya “enak”, berisi cerita kami berkaitan makanan Korea. Bagian kedua, Happy Everywhere, berisi cerita tentang kota di Korea yang nyaman dan menyenangkan. Bagian ketiga tentang budaya, bagian ini berisi tentang kebiasaan dan karakter orang Korea yang kami lihat di sana.

Pada bagian Hwaiting, istilah “semangat” dalam bahasa Korea, kami khusus bercerita tentang etos kerja dan belajar mereka. Bagian kelima, Tak Melulu K-Pop, kami mencoba memperlihatkan bahwa budaya populer di Korea tidak hanya K-Pop yang selama ini kita gandrungi. Bagian keenam, Kampung Rakyat, berisi pengalaman kami ke tempat-tempat budaya. Pada bagian terkahir, Merawat Memori, berisi tentang sejarah mereka, cara mereka menjaga itu dan pengaruhnya pada Korea sekarang.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Pemimpin yang Dirindukan

Pemimpin yang Dirindukan

 

Penulis Rusmin Sopian
Ukuran 14 x 20 cm
Berat 250 gr
Tebal 112 hlm
Format Softcover
ISBN 978-623-8454-11-2
Harga 50.000

 

Deskripsi

PEMIMPIN YANG DIRINDUKAN

Melalaui buku ini kita mencoba meresapi esensi kepemimpinan yang berpihak pada amanah, kejujuran, dan kepedulian terhadap kesejahteraan rakyat. Pemimpin sejati adalah sosok yang melampaui batas perannya sebagai pemimpin, dan menjadi panglima yang setia dalam memimpin dengan hati.

“Pemimpin yang Dirindukan” mengajak kita untuk merenung tentang nilai-nilai kepemimpinan yang sangat dibutuhkan dalam era ini. Sebuah kepemimpinan yang tidak hanya berbicara, tetapi juga mendengar dan merespons aspirasi rakyat. Kepemimpinan yang mampu menjadi payung bagi kritik yang membangun dan memberdayakan.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Menjadi Manusia

Menjadi Manusia

 

Penulis Afziah Lisayenti, dkk
Ukuran 14 x 20 cm
Berat 250 gr
Tebal viii+206 hlm
Format Softcover
ISBN 978-623-8454-09-9
Harga 80.000

 

Deskripsi

Menjadi Manusia; Esai-esai Pilihan

Manusia, mereka selalu punya alasan untuk melakukan sesuatu pada hidupnya. Suka atau tidak suka pasti akan selalu ada yang menganggap apa yang kita lakukan menganggu hidupnya—entah karena iri, cemburu, atau ada hari ini di mana kita sedang tidak beruntung yang membuat mereka senang karena kemalangan harus kita peluk.

Melihat hanya tidak sebatas permukaan. Memandang hanya tidak sekadar yang indah. Menyelam hanya tidak sekadar siapa yang paling dalam. Melainkan membentuk cara pandang yang lebih bijaksana, lebih sederhana. Dan membawa mulut kita untuk tidak mudah mencela hidup—menganggap diri “yang paling”.

Segala sesuatu yang tidak mudah, yang kita benci adalah sumber pelajaran yang tidak akan ada habisnya. Namun, sayangnya tidak semua orang bisa meraskan demikian. Semoga, kita, dan kamu yang sedang membaca buku ini tidak pernah membenci pada kemalangan yang harus dihadapi. Setelahnya, semoga kamu bisa dengan mudah memaknai, mengambil sekecil apapun pelajaran di dalamnya. Karena konon katanya, orang yang beruntung adalah mereka yang dengan mudah dapat mengambil pelajaran—semoga kamu salah satu orang yang beruntung itu dengan tetap mengingat bahwa apa yang bisa kita lebih dalam dan jauh adalah dari Tuhan.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Tak Ada Bintang di Angkasa

Tak Ada Bintang di Angkasa

 

Penulis Pandu Wijaya Saputra
Ukuran 14 x 20 cm
Berat 250 gr
Tebal vi+114 hlm
Format Softcover
ISBN 978-623-5663-93-7
Harga 58.000

 

Deskripsi

Tak Ada Bintang di Angkasa

Kota telah menjadi magnet tak terhindarkan bagi orang-orang yang ada di desa. Bahkan, bagaimana desa dibangun pun mengikuti standard kota. Tak hanya menghadirkan pembangunan, kota turut membentuk budaya manusia di dalamnya. Ia berpotensi membuat penghuninya sedikit kehilangan sisi “kewarasan”. Itu yang saya alami, dan mungkin dialami banyak orang yang datang ke kota, sadar atau tidak.

Melalui tulisan-tulisan ini saya mencoba mengajak pembaca, khususnya mereka yang di kota, agar di tengah belantara teknologi, kecepatan dan kesibukannya tetap bisa mengambil jarak dan jeda. Jarak dan jeda ini penting agar kita menghidupkan sikap-sikap yang wajar — dan mudah-mudahan waras.

Banyak fenomena-fenomena yang kita temui sebagai manusia urban. Kumpulan tulisan-tulisan ini adalah bagaimana saya melihat segala tentang kota (khususnya Jakarta). Dalam tulisan-tulisan ini, saya menyoroti berbagai hal mulai dari alam, budaya, tentang huniannya, manusia dan serta kebiasaan-kebiasaannya. Kadang, saya juga menggunakan refleksi pengalaman saya sebagai orang desa.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Copyright © 2026 Galuh Patria