Rosmeri

Rosmeri

 

Penulis Umiyati
Ukuran 14 x 20 cm
Berat 200 gr
Tebal vi + 94 hlm
Format Softcover
ISBN
978-623-5663-92-0
Harga 58.000

 

Deskripsi

Rosmeri: Puisi-Puisi Umiyati

Di antara baris-baris puisi ini, kita akan menemukan cerminan jiwa manusia yang penuh warna. “Rosmeri” adalah wadah bagi refleksi diri, seperti kilasan cermin yang memungkinkan kita melihat dan merasakan diri kita sendiri dengan lebih dalam. Puisi-puisi ini mengajak kita untuk melihat hidup dari berbagai sudut pandang, untuk merangkul setiap momen dan emosi sebagai bagian tak terpisahkan dari perjalanan kita.

Dalam buku ini, puisi-puisi mengalir seperti aliran sungai yang membelah medan hati kita. Ada kelembutan dalam setiap kata, sekaligus kekuatan yang membara dalam pengakuan akan keterbatasan dan ketidaksempurnaan kita sebagai manusia. “Rosmeri” mengajarkan kita untuk mencintai diri sendiri dengan tulus, menerima kerentanan kita, dan menggenggam erat momen-momen berharga dalam hidup. Selamat membaca.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Dalam Kedipan Bintang

Dalam Kedipan Bintang

 

Penulis Tri Widi Astuti
Ukuran 13 x 19 cm
Berat 200 gr
Tebal viii + 56 hlm
Format Softcover
ISBN 978-623-5663-91-3
Harga 40.000

 

Deskripsi

Dalam Kedipan Bintang: Sekumpulan Puisi

Puisi-puisi di dalam buku ini adalah sentuhan hati dan jiwa saya yang merenungi keindahan yang murni dan damai dari alam pedesaan. Setiap bait adalah sepotong pemandangan, diwujudkan melalui kata-kata, yang menjembatani kesenangan mata dengan kedamaian batin.

“Dalam Kedipan Bintang” adalah perjalanan emosional yang mengajak kita untuk menjauh sejenak dari hiruk-pikuk dunia modern dan membenamkan diri dalam suasana yang tenang dan harmonis. Melalui bait-bait puisi ini, Anda akan merasakan jalinan antara manusia dan alam, sebuah hubungan yang terkadang terlupakan dalam keseharian kita yang sibuk.

Puisi-puisi ini adalah nyanyian akan hijau lebat dan warna-warni bunga yang menghiasi ladang terbuka. Mereka adalah sorotan atas matahari terbenam yang memeluk perbukitan, serta pelukis harap-harap cemas kala hujan turun perlahan. Saya ingin mengajak pembaca untuk berjalan melintasi jalan setapak dan merasakan getaran tanah di bawah kaki kita, sambil menghirup aroma tanah yang subur.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Tiga Menit Hening

Tiga Menit Hening

 

Penulis Sheila Fiorencia Caroline
Ukuran 14 x 20 cm
Berat 250 gr
Tebal vi + 116 hlm
Format Softcover
ISBN 978-623-5663-89-0
Harga 60.000

 

Deskripsi

Tiga Menit Hening: Kumpulan Cerita Pendek

Saat kita melangkah ke dalam dunia kata-kata, menyusuri laman-laman cerita, dan mengembara jauh ke dalam khayalan. Setiap cerpen di dalam buku ini adalah serpihan imaji, ciptaan dari penulis yang mempersembahkan kepekaan dan kreativitas mereka. Dengan setiap halaman yang Anda baca, kami berharap Anda dapat terhanyut ke dalam aliran cerita yang memikat, menyelami perasaan tiap karakter, dan merenungi makna di balik kata-kata.

Setiap cerita menggambarkan keberagaman cerita manusia, menyuguhkan potret-potret kehidupan yang memukau dan meresap ke dalam jiwa. Di dalamnya, Anda akan menemukan liku-liku cinta yang menyentuh, pertemanan yang menggetarkan, keberanian yang menginspirasi, serta beragam emosi dan konflik yang menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan kehidupan.

Buku ini bukan hanya sekadar kumpulan kata, tetapi sejatinya adalah penjelajahan batin, mengajak kita merenung dan meresapi makna di balik setiap kata dan kalimat. Sebagai penulis, kami percaya bahwa setiap cerita memiliki kekuatan untuk mengubah pandangan dan meningkatkan pemahaman kita tentang dunia, tentang diri kita sendiri, dan tentang sesama.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Metamorfosa

Metamorfosa

 

Penulis Widyayanti
Ukuran 13 x 20 cm
Berat 200 gr
Tebal vi + 90 hlm
Format Softcover
ISBN 978-623-5663-86-9
Harga 50.000

 

Deskripsi

Metamorfosa: Kumpulan Cerita Pendek Anak

Hallo, anak-anak hebat! Apakah kalian pernah punya keinginan dan bisa mencapai keinginan kalian dengan usaha sendiri? Ya, cerpen “Free Pahala” dan “Tas Hamster untuk Sarah” dalam buku ini akan memberikan inspirasi bagi anak-anak untuk meraih keinginan dengan tangan sendiri.

Apa kalian juga suka menuntut nilai sempurna dalam ujian? Ya, cerpen “It’s Ok Not to Get 100” di buku Metamorfosa ini akan menitipkan pesan berharga yang dikemas dengan seru.

Bagi yang suka kisah petualang, ada cerpen “Shaman dan Monster Kelelawar” serta “Robin Si petualang”. Kisah seru lainnya sekaligus mengharukan juga terdapat pada cerpen “Persahabatan Otter dan Rocky” dan cerpen “Dua Malaikat”.

Beberapa cerpen menarik terkait keluarga dan persahabatan lainnya juga hadir dalam Metamorfosa ini. Semua cerpen dalam buku ini menitipkan kisah perubahan sikap tokoh menuju hal positif melalui keajadian-kejadian unik yang dialami oleh setiap tokohnya. Siap membaca lebih jauh?

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Negeri Matahari Terbit dan Istana Putri Bidadari

Negeri Matahari Terbit dan Istana Putri Bidadari

 

Penulis Abdul Samad Addin
Ukuran 14 x 20 cm
Berat 350 gr
Tebal viii + 290 hlm
Format Softcover
ISBN
978-623-5663-85-2
Harga 89.000

 

Deskripsi

Negeri Matahari Terbit dan Istana Putri Bidadari

Thoriq berpikir keras untuk mengungkap keberadaan Negeri Matahari Terbit dan istana Putri Bidadari dalam surat wasiat kakek buyutnya. Entah berada di dunia mana, dia berusaha mencari jejek negeri itu, karena di situlah asal-usul keluarga besarnya. Wasiat itu telah mengubah dirinya menjadi seorang kutu buku. Berbagai buku literasi sejarah lokal diburu dan dibacanya. Namun tak ada jejaknya bahkan pulau besar Halmahera saja tidak diulas dalam buku sejarah lokal. Akhirnya dia menarik kesimpulan sepihak bukan di wilayah Fagogoru.

Thoriq pusing tujuh keliling bagaimana mendapatkan biaya untuk berkeliling menelusuri jejak negeri itu. Akhirnya ada jalan keluar seorang sahabat baiknya mengajak keliling Indoneia menelusuri barang peninggalan Belanda. Dia pun menggunakan kesempatan itu menjalankan misi pribadinya, menelusuri Negeri Matahari Terbit. Penelusuran lokal tidak menemukan jejaknya. Bersama bosnya juga menelusuri beberapa tempat di wilayah barat Nusantara. Dalam perjalanan, Thoriq banyak bertukar pikiran dengan para arkeolog.

Sementara itu bosnya, Kemal tak sengaja melihat surat wasiat yang dipegang Thoriq membuatnya penasaran. Dia sengaja menunggu waktu yang pas untuk menanyakannya. Di hari ekspedisi terakhir mereka, ketika beristirhat di kota Bogor, Kemal menanyakan lembaran yang sempat dibaca itu. Thoriq pun mengisahkan tentang surat wasiat yang dipegangnya.

Di luar dugaannya, Bos Kemal berkata, “Walaupun kamu mencari negeri itu keliling dunia tidak akan ketemu. Karena negeri yang kamu cari itu negeri kamu sendiri.” Thoriq terkejut bukan main mendengar pernyataan bosnya itu. Tetapi setelah mendengar penjelasan detailnya dia pun menerima itu. Akhirnya di penghujung ekspedisi mereka, dia memutuskan pulang ke Maba untuk melakukan penelusuran dan pengamatan.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Bunda Mahira Sang Bidadari Bumi Rempah Timur Matahari Terbit

Bunda Mahira Sang Bidadari Bumi Rempah Timur Matahari Terbit

 

Penulis Abdul Samad Addin
Ukuran 14 x 20 cm
Berat 400 gr
Tebal x + 374 hlm
Format Softcover
ISBN 978-623-5663-82-1
Harga 99.000

 

Deskripsi

Bunda Mahira Sang Bidadari Bumi Rempah Timur Matahari Terbit

Rasa nyaman dan aman merupakan satu proses kehidupan manusia yang harus diperjuangkan. Begitulah kehidupan yang dijalani Mahira dan Maliki. Sepasang suami istri yang mengabaikan bulan madu pernikahan mereka. Berpisah dengan keluarga, saudara, sahabat dan segalah kemewahan kebesaran harta dan tahta. Mereka meninggalkan tanah air tercinta hanya untuk menggapai rasa nyaman dan aman dalam menjalani kehidupan selanjutnya. Meskipun harus ditebus dengan pengorbanan yang mengoyak perasaan. Berlayar tanpa arah tujuan agar bisa selamat dari dampak gejolak politik mengancam nyawa keduanya.

Lalu takdir membawa mereka di tempat kehidupan baru di ujung dunia, sebuah negeri yang disebut Timur Matahari Terbit. Satu pulau tanpa penghuni, sunyi dan sepi. Tetapi memberi mereka rasa nyaman dan aman dari ancaman muslihat jahat yang menghantui kehidupan keduanya. Di bumi baru tempat berpijak kini, Maliki dan Mahira harus berjuang dari nol. Menata kehidupan baru untuk merangkai babakan sejarah keluarga mereka di masa depan.

Setelah puluhan kali bergati purnama, sepasang kekasih ini akhirnya diberikan keturunan. Ada enam anak lelaki dan satu perempuan. Pertumbuhan anak-anak mereka yang semakin membesar, membuat Maliki mulai memikirkan masa depan anak-anaknya. Akhirnya dirancanglah satu ekspedisi untuk mencari keberadaan keluarga besar mereka yang entah di mana. Juga memperkenalkan kekayaan rempah-rempah negeri Timur Matahari Terbit agar orang-orang bisa mengunjungi negeri mereka.

Ekspedisi pertama gagal. Sang Bidadari Bumi Rempah merancang ekspedisi kedua yang dilakukan bersama ketiga anak sulungnya. Dengan misi; melanjutkan misi ayah mereka dan mencari jodoh untuk pasangan hidup. Setelah melalui perjalanan yang panjang dan berat, ketiga anak-anak Bidadari Bumi Rempah sukses menjalankan misinya. Merekapun bertemu dengan keluarga mereka yang saat itu sudah punya kerajaan sendiri. Di sana mereka dinikahkan. Dan pada akhirnya keluarga besar itu berkunjung ke negri Timur Matahari. Selamat membaca.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Cahaya dan Jelaga

Cahaya dan Jelaga

 

Penulis Tyas Ary Lestyaningrum
Ukuran 14 x 20 cm
Berat 300 gr
Tebal x + 194 hlm
Format Softcover
ISBN 978-623-5663-75-3
Harga 89.000

 

Deskripsi

Cahaya dan Jelaga

Hampir enam dekade berlalu dan bangsa ini belum selesai dengan Tragedi 1965-1966, berikut ceceran warisan kepedihannya. Tak ada penyelesaian yang tuntas dan permaafan yang lapang. Padahal, tanpa itu semua, akan berat kepala kita untuk mendongak ke depan.

Topik tentang ’65-’66 selalu saja diseret ke pertentangan politik, konflik keyakinan, kadang juga pembelaan kepada ideologi bangsa yang serba “seakan-akan”. Sementara itu, sering dilupakan bahwa warisan luka tersebut bukan hanya menyakiti kehidupan kebangsaan, melainkan lebih mendasar lagi: ia meninggalkan sayatan luka yang mendalam bagi kemanusiaan.

Dan, di lapangan kemanusian itu, ada entah berapa ribu manusia, yang menjalani sakit demi sakit di sepanjang jalan setapak hidup mereka, dengan wujud yang barangkali tak pernah tergambar dalam bayangan manusia lainnya.

Novel karya Mbak Tyas mengajak kita untuk masuk ke alam kehidupan penuh warisan luka itu. Melihat para tumbal sejarah bukan hanya sebagai statistik dan deretan angka, tetapi mengenali mereka sebagai manusia, bersama pergulatan kisah kepedihan, kemarahan, juga keikhlasan, yang selama ini nyelip tertutup bayang-bayang omong kosong narasi besar kebangsaan.

Iqbal Aji Daryono, penulis.

Selamat membaca!

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Si Manis yang Membuatku Menangis

Si Manis yang Membuatku Menangis

 

Penulis Siti Akhiyati, S.Pd
Ukuran 14 x 20 cm
Berat 150 gr
Tebal 58 hlm
Format Softcover
ISBN 978-623-5663-74-6
Harga 60.000

 

Deskripsi

Si Manis yang Membuatku Menangis: Kumpulan Cerita Pengembangan Karakter Anak

Tia adalah seorang anak perempuan cantik. Ia suka makan dan minum yang serba manis seperti susu, sirup, permen, kue, cokelat, gulali, lolypop, dll. Ke manapun dia pergi baik ke sekolah, bermain ataupun ketika nonton TV ia selalu makan dan minum manis.

Suatu malam Tia terbangun karena giginya terasa sangat sakit. Ia pun menangis keras. Ketika dilihat ibu, gigi Tia ada yang berlubang dan terlihat kotor. Pagi harinya Tia dibawa ke dokter gigi. Bu dokter memberi nasihat agar Tia mengurangi makanan dan minuman manis dan harus rajin menggosok gigi setiap pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur.

Selamat membaca!

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Perjalanan Manusia

Perjalanan Manusia

 

Penulis Sugeng Riyadi, S.Pd
Ukuran 13 x 20 cm
Berat 150 gr
Tebal 72 hlm
Format Softcover
ISBN 978-623-5663-73-9
Harga 48.000

 

Deskripsi

Perjalanan Manusia: Kumpulan Puisi

Dengan kepekaan moral yang tinggi terhadap lingkungan sosial dan lingkungan akan membentuk pribadi atau karakter yang tangguh terhadap pembaca dalam memahami arti kehidupan secara multi dimensional, sehingga bangunan karakter yang baik dan kokoh akan melahirkan generasi-generasi penerus bangsa yang tangguh dan bermartabat. Bangsa yang besar akan selalu memperhatikan nilai-nilai budaya dan karakter sebagai jati diri bangsa yang menyentuh seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bermasyarakat.

Buku puisi ini bertujuan agar bisa memberikan arti dalam memahami, sentuhan batin dan memaknai arti sebuah kehidupan dengan seksama, arif dan bijaksana. Selain itu, buku ini juga berisi tentang sentuhan-sentuhan moral spiritual agar pembaca mampu meningkatkan kepekaan yang tinggi serta bisa menumbuh-kembangkan perilaku yang peka dalam memahami kondisi sosial, alam dan lingkungan sekitar ini sebagai satu kesatuan yang utuh dan tidak terpisahkan menuju suatu kesempurnaan hidup yang lebih baik.

Selamat membaca!

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Untaian Rindu dalam Sajak Julia

Untaian Rindu dalam Sajak Julia

 

Penulis Juli Anggriani
Ukuran 13 x 20 cm
Berat 150 gr
Tebal 88 hlm
Format Softcover
ISBN 978-623-5663-71-5
Harga 48.000

 

Deskripsi

Untaian Rindu dalam Sajak Julia

Bismillah, meluangkan waktu untuk mengetik, itu hal yang sungguh menarik. Menuangkan rasa untuk lalu bisa terbaca, itu serupa bahagia. Menulis itu meracik sekian suku kata, jadi salah satu cara tenangkan jiwa yang kadang meronta, menikmati warna-warni dunia.

Memiliki karya cipta, itu bagian dari satu rencana. Memiliki karya cipta, serupa bahagia yang tak terkira seiring lega yang tak terkira. Tulisan, ketikan, catatan, menjadi kumpulan suku kata yang kemudian dibukukan. Semesta mendukung, aku merenung untuk menyusun sekian bait puisi.

 

Hai Juli
Kau datang lagi
Bersama rintik hujan
Dan kabut yang menemani

Masih adakah rindu tersisa
Di awal juli yang dingin ini

Lihatlah
Angin selalu menerbangkan pesan kerinduan
Walau hanya sekilas

Mencoba membuka lembaran baru
Dengan kisah indah
Tanpa ada luka
Ataupun awan hitam

Selamat membaca!

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Copyright © 2026 Galuh Patria