Menggengam Pelangi Takdir: Antologi Puisi

Menggengam Pelangi Takdir: Antologi Puisi

 

Penulis Wandi Apriyanti
Ukuran 13 × 19 cm
Berat 150 gr
Tebal 74 hlm
Format Softcover
ISBN 978-623-5663-44-9
Harga 48.000

 

Deskripsi

Menggenggam Pelangi Takdir: Antologi Puisi

Antologi puisi yang terinspirasi dari kondisi keprihatinan, pengalaman perjalanan hidup penulis yang menggambarkan situasi hati pada saat merawat dan mendampingi anak pertama mengalami kecelakaan pada tahun 2014, mengalami Koma 11 hari, dengan 8 kali operasi (kepala, hidung kedua kaki patah, jalan pernafasan) kemudian disusun menjadi puisi sebagai rangkaian cerita dibagikan semua orang sebagai pengalaman berharga sebagai rasa syukur

Akan menjadi kenangan dan cermin diri serta penggugah rasa sebuah perjuangan hidup yang lebih bermakna bagi anak cucu dan keturunan dimasa depan yang tak terlupakan jika semua telah terlewati dengan penuh kesyukuran.
Kumpulan puisi karya seorang pendidik yang mengharubiru, mengugah hati menyamakan rasa akan kesyukuran perjalanan hidup melewati ujian panjang berliku tanpa titik akhir.

Petikan-petikan rasa yang disusun dalam puisi diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi praktisi pendidikan untuk mendedikasikan pengalamannya melalui karya sastra. Buku antologi puisi bertajuk Menggenggam Pelangi Takdir merupakan buku akan menyemangati diri sendiri untuk berkarya kembali.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Wayang Adalah Kita

Wayang Adalah Kita

 

Penulis Emi Wijiyanti
Ukuran 13 × 19 cm
Berat 150 gr
Tebal 58 hlm
Format Softcover
ISBN
978-623-5663-43-2
Harga 48.000

 

Deskripsi

Wayang Adalah Kita: Kumpulan Puisi

Tokoh Antareja tidak tertulis dalam kisah Mahabarata versi India. Tokoh ini hanya sekilas muncul dalam versi Jawa yang digambarkan sebagai tokoh tanpa tanding, pendiam, dan penyendiri.

Antareja ditampilkan dalam buku ini untuk memberi kita pelajaran tentang keistimewaan, keunggulan, pengendalian diri, pengorbanan, dan ketidaktamakan. Kisah sederhana yang bisa menjadi pemantik rasa ingin tahu bagi anak-anak, sebuah kisah yang bisa menjadi ajang diskusi orang tua dengan putra-putrinya.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Mosaik

Mosaik

 

Berat 200 gr
Dimensi 14 × 20 cm
Format Softcover
Jumlah Halaman 170
ISBN 978-623-5663-36-4
Penerbit Galuh Patria
Penulis Anastasia Ida Lovicha, dkk

 

Deskripsi

Mereka yang ada di buku ini sebenarnya bukan penulis yang hadir dengan tangan kosong. Kepala mereka telah terisi dengan banyak ide dan ilmu kepenulisan. Jemari mereka telah menari lincah menghasilkan tulisan di berbagai event dan juga media. Hati mereka dipenuhi kesabaran berlimpah. Dan meski kami berjauhan, kami sering merasa saling memeluk dengan hangat.

Mereka hadir dalam warna khas yang semarak. Mereka juga memunculkan kepingan-kepingan gagasan yang mampir di kepala, menyelinap seperti pencuri di malam yang gelap. Dan saya hanyalah seorang yang membantu agar warna dan kepingan itu menjadi sebuah mosaik.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Bunga Aulia dari Yogyakarta

Bunga Aulia dari Yogyakarta

Bunga Aulia dari Yogyakarta

 

Berat 0.25 kg
Dimensi 13 × 19 cm
Format Softcover
Jumlah Halaman 110
ISBN 978-623-92130-8-4
Penerbit Galuh Patria
Penulis John Siregar

 

Deskripsi

Bunga Aulia dari Yogyakarta

“Kau dipersilahkan membakar
buku apa saja dari rak buku ini,
tetapi bukan buku puisi ya,
masih banyak kegetiran
yang mesti disimpan.”

Banyak hal-hal yang belum selesai, seperti bunga yang lupa dibawanya ke pusara kekasihnya, maka ia taburkanlah air matanya sebening duka, sebening cinta, sebening semua dari relung jiwanya.

Sajak-sajak dalam buku Bunga Aulia Dari Yogyakarta adalah sajak-sajak perjalanan hidup tentang seorang gadis belia yang panjang dan berliku—melengkuas. Dia yang sering bertanya, Bilakah kita tiba?”

Di deru debu jalanan kota aku berjalan bersamanya, mencari rumah yang mungkin tak pernah ada. Bertemu dengan Bunga Aulia dari Yogyakarta. Yang lalu ikut merajut kisah dalam pertemuan semangkok kopi.

Kita sering bersisipan di atas jembatan kota, mencari rumah, mencarikata, mencari botol aqua yang masih ada isinya, kardus-kardus yang masih punya harga, apa sajalah yang bermakna. Dan masih banyak yang lain kawan.

Seperti puisi yang terlahir dari kehidupan, perasaan, imajinasi, ekspressi, azazi kemanusiaan dan moral adalah wilayah-wilayah yang dekat dengan puisi.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Catatan tentang Kunci yang Lupa Pulang

Catatan tentang Kunci yang Lupa Pulang

Catatan tentang Kunci yang Lupa Pulang

 

Berat 0.25 kg
Dimensi 13 × 19 cm
Format Softcover
Jumlah Halaman 88
ISBN 978-623-9213-07-7
Penerbit Galuh Patria
Penulis John Siregar

 

Deskripsi

Catatan Tentang Kunci yang Lupa Pulang

Sajak-sajak yang ada dalam buku kumpulan puisi; “Catatan Tentang Kunci yang Lupa Pulang” adalah sajak-sajak
yang diangkat dari perjalanan pulang. Kunci bisa ditafsirkan apa saja yang bermakna. Apakah harta benda berharga,
apakah janji petatah-petitih, apakah sepotong ulos bersejarah yang kau pinjamkan kepada orang lain atau teman baikmu, untuk meringankan bebannya.

Dan orang itu berjanji akan mengembalikan kunci itu. Kunci itu tak kembali. Dia lupa pulang atau kesulitan dalam perjalanan, kehilangan arah atau sengaja tidak dikembalikan. Atau apa sahajalah, akan tetapi kunci itu sesungguhnya akan dipakai untuk membantu kesulitan orang yang memerlukan, tetapi kunci itu belum atau lupa pulang.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Ziarah Jiwa di Atas Tetes Hujan

Ziarah Jiwa di Atas Tetes Hujan

Ziarah Jiwa di Atas Tetes Hujan

 

Berat 0.25 kg
Dimensi 13 × 19 cm
Format Softcover
Jumlah Halaman 118
ISBN 978-623-9213-06-0
Penerbit Galuh Patria
Penulis John Siregar

Deskripsi

Ziarah Jiwa di Atas Tetes Hujan

Ziarah Jiwa di Atas Tetes Hujan adalah catatan permenungan dan percakapan sebuah perjalanan yang panjang sembari menengok ke belakang apa yang sudah berubah dan terjadi sebagai sebuah pembelajaran ke depan.

Tidak ada yang tetap dan tidak ada yang tidak berubah karena hanya perubahan itu yang tetap ada dan terus terjadi.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Di Stasiun Tugu Yogyakarta

Di Stasiun Tugu Yogyakarta

Di Stasiun Tugu

 

Berat 0.25 kg
Dimensi 13 × 19 cm
Format Softcover
Jumlah Halaman 114
ISBN 978-623-9213-05-3
Penerbit Galuh Patria
Penulis John Siregar

 

Deskripsi

Di Stasiun Tugu Yogyakarta

SAJAK-SAJAK dalam buku kumpulan puisi; Di Stasiun Tugu Yogyakarta adalah sajak-sajak tentang Sella yang diangkat dari perjalanan hidup yang panjang dan berliku-melengkuas. Sella yang sering bertanya, “Bilakah kita tiba?” Bersua Brando, Deo, Saud.

Di deru debu jalanan kota aku berjalan bersamanya mencari rumah yang mungkin tak pernah ada. Bertemu dengan Bunga Aulia dari Yoyakarta. Yang ikut merajut kisah dalam pertemuan semangkok kopi.

Bunga bisa ditafsirkan apa saja yang bermakna. Apakah harta benda berharga, apakah janji petatah-petitih, apakah sepotong ulos bersejarah yang kau pinjamkan kepada sahabat yang lain lalu lupa kembali.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Copyright © 2026 Galuh Patria