Rasa yang Belum Sempat Diungkapkan

Rasa yang Belum Sempat Diungkapkan

 

Penulis Baron Yudo Negoro, dkk
Ukuran 14 x 20 cm
Berat 250 gr
Tebal 234 hlm
Format Softcover
ISBN 978-623-5663-58-6
Harga 87.000

 

Deskripsi

Rasa yang Belum Sempat Diungkapkan: Antologi Cerita Pendek

Tribute to UMIE

Beberapa waktu yang lalu, Skuad Kaget kehilangan salah satu personilnya. N.R. Hidayati atau yang biasa kami akrab dengan sebutan Umie, meninggalkan kami semua untuk selamanya.

Ada perasaan berduka yang mendalam, juga rasa kehilangan yang tak tergambarkan, tetapi lebih daripada itu, kami disentak kenyataan untuk bisa memaknai kehidupan dengan lebih mendalam dan lebih baik.

Pelbagai perenungan  membuat kami terus berpikir. Apakah selama ini kami telah sungguh-sungguh mengutarakan perasaan kepada orang tersayang?

Apakah kami sudah menghargai kehadiran orang-orang terdekat? Apakah kami telah mengatakan kepada mereka bahwa kami sangat berterima kasih atas keberadaan mereka dalam hidup kami?

Sebagai bentuk cinta kami kepada mendiang Umie, kami persembahkan buku antologi yang dikumpulkan dari event lomba menulis cerpen Rasa yang Belum Sempat Diungkapkan, sebagai fundraising untuk pendidikan Fathia, putri tunggal Beliau.

Selamat membaca!

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Budaya & Digitalisasi: Masa Depan Indonesia

Budaya & Digitalisasi: Masa Depan Indonesia

 

Penulis Adha Anggraini, dkk.,
Ukuran 14 x 20 cm
Berat 250 gr
Tebal 142 hlm
Format Softcover
ISBN 978-623-5663-57-9
Harga 68.000

 

Deskripsi

Budaya & Digitalisasi: Masa Depan Indonesia

Semakin hari, teknologi digital semakin mendisrupsi perilaku masyarakat yang membawa dampak sangat besar dalam mempengaruhi keadaan sosial kita. Perkembangan teknologi digital semakin mempercepat arus globalisasi di mana informasi dari berbagai belahan dunia mampu kita akses dengan leluasa.

Digitalisasi sangat mungkin menjamah semua lini dalam kehidupan kita, dan salah satu area yang paling gencar terjamah oleh teknologi digital ialah lintas budaya (cross culture) Bagaimana masa depan Indonesia di tengah gempuran arus globalisasi & lintas budaya yang semakin gencar di era digital seperti sekarang? Antologi esai-esai ini diciptakan secara eksklusif sedemikian rupa sebagai bentuk perhatian kami terhadap budaya Indonesia di era digital ini.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Kupu-Kupu Mimpi

Kupu-Kupu Mimpi

 

Penulis Viona Putri Anatasya, dkk
Ukuran 14 x 20 cm
Berat 200 gr
Tebal 126 hlm
Format Softcover
ISBN 978-623-5663-56-2
Harga 60.000

 

Deskripsi

Kupu-Kupu Mimpi: Kumpulan Cerita Pendek

Buku kumpulan cerpen “Kupu–kupu Mimpi” karya siswa-siswi SMP Negeri 2 Toboali Kabupaten Bangka Selatan ini membuktikan kepada kita semua bahwa semua komponen di Kabupaten Bangka Selatan memiliki daya saing yang tinggi, khususnya dalam bidang dunia sastra dan literasi.

Karya cerpen siswa-siswi SMP Negeri 2 Toboali ini menyadarkan kita bahwa potensi sumber daya manusia di kabupaten Bangka Selatan adalah sumber daya yang cerdas dan berkualitas dan semestinya mampu sejajar dengan daerah lainnya sepanjang kita semua dapat memacu diri untuk menjadi lebih baik sesuai dengan motto “Asak Kawa Kite Pacak”.

Bupati Bangka Selatan,
H. Riza Herdavid, S.T., M. Tr.Ip.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Menggembalakan Angan-Angan: Dongeng Seorang Pensiunan

Menggembalakan Angan-Angan: Dongeng Seorang Pensiunan

 

Penulis Ronin Sepuh
Ukuran 14 x 20 cm
Berat 200 gr
Tebal 104 hlm
Format Softcover
ISBN 978-623-5663-55-5
Harga 52.000

 

Deskripsi

Menggembalakan Angan-Angan: Dongeng Seorang Pensiunan

Beranjak dari bekal yang cukup lengkap itulah, menjadi menarik membaca hasil perenungan selama menjalani hidup dan karir selama ini. Karir penulis selama tiga dekade yang dijalaninya di ibu kota Sumatera Utara. Tugasnya di berbagai pos yang berhubungan dengan aspek teknis prosesing baik gula tebu maupun kelapa sawit, menjadikan pemahaman yang mendalam bahwa anugerah kekayaan alam perlu dikelola dengan sungguh sungguh demi manfaat orang banyak. Itulah yang menyebabkan penulis selalu berkontemplasi melalui kegiatan ibadahnya dan olah rohaninya untuk tetap sejalan dengan aturan main yang baku di perusahaan.

Beberapa hasil kontemplasi penulis coba dituangkan ke dalam buku berupa catatan yang mozaik, yang memang butuh perenungan untuk mengurutkan dan memahaminya. Banyak kejutan dari sentilan-sentilan yang sering kali terlewat memikirkannya. Bagaimanapun juga, upaya menulis buku ini adalah upaya untuk mengajak berpikir, memahami apa yang terjadi di sekitar kita saat menjalani hidup ini. Tetapi tetap dengan semangat yang santai, tidak memaksa. Selamat membaca.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Aku, Keluarga, dan Alamku

Aku, Keluarga, dan Alamku

 

Penulis Tri Widi Astuti, S.Pd
Ukuran 13 x 19 cm
Berat 150 gr
Tebal 48 hlm
Format Softcover
ISBN 978-623-5663-54-8
Harga 45.000

 

Deskripsi

Aku, Keluarga, dan Alamku: Kumpulan Puisi

Puisi-puisi ini adalah buah kerinduan akan seluruh keluarga, alam desa, dan perjalanan dunia pendidikan yang telah saya lewati selama ini. Dengan puisi saya bebas mengekspresikan apa yang saya rasakan. Dengan puisi ini pula saya merasa dapat bertumbuh dalam menulis.

Hijaumu Nan Menawan

Tiap kubuka tirai jendela
Terpampang hamparan tertata
Indah penuh daya pesona
Bagai impian di taman surga

Bentangan hijau nan luas
Membuai mata memandang lepas
Tanpa terhalang jauhnya batas
Memanggil jiwa petani tuk bergegas

Meski siang datang membayang
Hijaumu berteduh dibawah payungan awan
Sesekali menari saat terpaan angin datang
Membuat jiwa dipenuhi sesak kekaguman

Saat hijaumu tergantikan kekuningan
Kawanan pipit pun datang ingin merasakan
Untaian bulir-bulirmu yang tertunduk menawan
Namun mereka tersentak halauan suara perawan

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Ternyata Binatang Juga Mampu Berpikir Ya!

Ternyata Binatang Juga Mampu Berpikir Ya!

 

Penulis Damianas Sapti Sri Hartini, S.Pd
Ukuran 14 x 20 cm
Berat 200 gr
Tebal 60 hlm
Format Softcover
ISBN 978-623-5663-53-1
Harga 60.000

 

Deskripsi

Ternyata Binatang Juga Mampu Berpikir Ya!

Buku cerita yang berjudul “Ternyata Binatang Juga Mampu Berfikir Ya!” merupakan kumpulan cerita berbagai binatang yang mempunyai pikiran cemerlang sehingga mampu menolong teman, mampu menghindar dari bahaya, mampu mengantisipasi kemungkinan buruk akan terjadi. Berikut daftar ceritanya:
Cerita 1 Pertolongan Katak Hijau
Cerita 2 Bunglon Berubah Warna
Cerita 3 Si Burung Hantu
Cerita 4 Cicak
Cerita 5 Semut Merah

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Burung Selalu Bangun Pagi

Burung Selalu Bangun Pagi

 

Penulis Kasinah, S.Pd.AUD.
Ukuran 14 x 20 cm
Berat 150 gr
Tebal 48 hlm
Format Softcover
ISBN 978-623-5663-51-7
Harga 55.000

 

Deskripsi

Burung Selalu Bangun Pagi

Dengan buku cerita bergambar berjudul “Burung Selalu Bangun Pagi” ini diharapkan dapat membantu orang tua dalam membangun karakter melalui cerita yang dibacakan kepada anak. Dengan demikian guru maupun orang tua lebih mudah mengenalkan sikap-sikap yang baik dalam membentuk karakter anak.

Buku ini dapat digunakan sebagai buku pendamping di sekolah, Taman Kanak-Kanak atau pun di rumah. Dengan mengambil tema kegiatan sehari-hari sehingga memudahkan anak-anak untuk memahaminya.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Dina Anak Yang Hebat

Dina Anak Yang Hebat

 

Penulis Sri Subekti, S.Pd.
Ukuran 14 x 20 cm
Berat 150 gr
Tebal 48 hlm
Format Softcover
ISBN 978-623-5663-52-4
Harga 55.000

 

Deskripsi

Dina Anak Yang Hebat

Kegiatan bercerita tidak pernah lepas dalam pembelajaran untuk anak usia dini, di tema apapun dan setiap saat kita memberikan cerita kepada anak. Dengan buku cerita bergambar ini diharapkan dapat membantu orang tua dalam membangun karakter melalui cerita yang dibacakan kepada anak. Dengan demikian guru maupun orang tua lebih
mudah mengenalkan sikap-sikap yang baik dalam membentuk karakter anak.

Buku ini dapat digunakan sebagai buku pendamping di sekolah, Taman Kanak-Kanak atau pun di rumah. Dengan mengambil tema kegiatan sehari-hari sehingga memudahkan anak-anak untuk memahaminya.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Membaca Katarina Retno

Membaca Katarina Retno

“Pada tataran tertentu, budaya dan cara pandang terhadap pendidikan menjadi persoalan penentu tidak meratanya pendidikan.”

Untuk pembaca karya-karya fiksi Katarina Retno mungkin sudah kenal gaya dan karakter tulisannya. Di Omong-omong Media misalnya, cerpen-cerpennya banyak berisi tema-tema dark dengan memakai tokoh utama justru berperan antagonis. Settingnya pun lebih banyak pergulatan dalam rumah tangga. Makanya dalam beberapa kesempatan Mbak Okky Madasari sebagai pendiri Omong-omong sudah kenal betul dengan karakter cerpen Katarina Retno.

Berbeda dengan cerpennya yang diterbitkan di Ghibahin.id atau beberapa media online lainnya, cerpen Katarina lebih beragam temanya, seperti percintaan misalnya. Settingnya pun beragam dan tokoh utamanya lebih banyak yang berperan menjadi orang baik, seperti Rayhan. Halah.

Namun, dari semua karya-karyanya salah satu yang selalu dihadirkan adalah adanya konflik. Entah itu konflik batin atau permasalahan sosial lainnya di sekitar. Bagi yang sudah pernah ikut kelasnya juga mungkin sudah hapal apa yang perlu disajikan dalam sebuah cerita. Tidak hanya menampilkan laporan naratif yang seringnya dibawakan dengan gaya bahasa mendayu-dayu tapi lupa pokok permasalahan yang akan disampaikan, tetapi perlu adanya konflik karena itu sebagai pembeda dari sebuah cerpen dangan laporan naratif.

Oleh karenanya sebuah cerpen tidak hanya menyampaikan cerita begitu saja, tapi perlu ada ‘misi’ yang akan disampaikan kepada pembaca. Tentu cara penyampaiannya dengan gaya masing-masing penulis sehingga ada kebermanfaatan yang ditulis dengan cara yang indah dan unik.

Salah satu yang unik adalah, dalam karya-karyanya Katarina juga sering menyelipkan kata-kata yang bagi saya jarang terdengar dan dipakai oleh banyak penulis. Misalnya, menghidu, bengkah, dan lain-lain yang bisa ditemui hampir setiap cerpennya. Seringkali saya harus mengecek terlebih dahulu di KBBI kata-kata yang asing itu. Mungkin ini karena backgroundnya yang seorang pengajar Bahasa Indonesia yang punya ‘misi’ melestarikan kekayaan kosakata bahasa Indonesia.

Misi lainnya adalah menyuarakan keresahan-keresahan yang banyak terjadi di sekitar kita. Selain persoalan rumah tangga atau hubungan dengan pasangan juga ada isu-isu yang perlu mendapat perhatian luas. Misalnya, kasus pelecahan seksual yang melibatkan orang-orang dalam institusi seperti sekolah maupun kampus, yang seringkali ditutupi karena menjaga nama baik lembaga.

Novel Asmita

Adapula keresahan tentang pernikahan usia dini dan pendidikan yang tidak merata di berbagai daerah seperti yang ditulis Katarina dalam novel terbarunya berjudul Asmita. Tema itu pula yang menjadi benang merah jalinan cerita yang dibalut dengan romansa tokah utama dengan beberapa orang yang terlibat dalam perjalanan Asmita sebagai peneliti khususnya pendidikan di daerah pesisir.

Di dalam novel Asmita, Katarina ingin menunjukkan bahwa tidak hanya fasilitas pendidikan yang tidak merata, dan kualitas guru dan tenaga pendidikan yang tidak memadai saja yang menjadi masalah. Pada tataran tertentu, budaya dan cara pandang terhadap pendidikan menjadi persoalan penentu tidak meratanya pendidikan.

Pada akhirnya sampai pada simpulan bahwa tujuan pembelajaran yang hanya fokus menghafal teori menjadi kendala besar ketika tiap anak yang bersekolah itu menjalani hidup. Teori-teori itu kemudian berjajar menjadi pengetahuan yang tidak bisa diaplikasikan secara nyata.

Di samping itu pada dasarnya memang orang perlu menggunakan apa yang dia tahu untuk bertahan hidup. Selanjutnya segala pengetahuan itu akan membawa mereka pada kehidupan yang lebih baik. Namun, penting disadari bahwa yang utama memang bagaimana orang tahu caranya untuk tetap hidup.

Untuk lebih rileks penyampaian keresahan di atas, seperti yang juga dirasakan banyak orang, Asmita juga ditampilkan terlibat dalam percintaan dengan rekan satu tim penelitiannya dan seseorang di tempat pengabdiannya sebagai guru bantu. Ini hanya sebagai bumbu saja dari sajian utamanya agar tampak lebih terasa dekat dengan pembacanya.

Dari semua karya Katarina baik berupa cerpen ataupun novel yang sudah saya baca. Saya membuat kesimpulan bahwa apapun kondisi seseorang entah yang terjadi di masa lalu atau masa kini, setiap orang adalah berharga. Tidak ada satu orangpun yang berhak merendahkan orang lain, karena sejatinya sebagai manusia sudah sepatutnya memanusiakan manusia.

Buat yang penasaran dengan kelanjutan kisah Asmita, silakan pesan PO bukunya melalui admin wa.me/+6282265550883.

Amin Fadlillah, di balik kemudi galuhpatria.id

Gelora Cinta Kimia: Kumpulan Puisi

Gelora Cinta Kimia: Kumpulan Puisi

 

Penulis Gunadi
Ukuran 13 x 19 cm
Berat 150 gr
Tebal 60 hlm
Format Softcover
ISBN 978-623-5663-50-0
Harga 48.000

 

Deskripsi

Gelora Cinta Kimia: Kumpulan Puisi

Buku puisi ini terinspirasi dari kecintaan terhadap kimia. Berdasarkan pengalaman penulis sebagai pengajar kimia, maka perlu menanamkan kecintaan kimia kepada peserta didik. Puisi sebagai media untuk belajar sedikit banyak akan menggelorakan kecintaan peserta didik kepada kimia dan lebih luas kepada khalayak.

Buku kumpulan puisi ini diterbitkan agar sahabat-sahabat pelajar, tenaga pendidik, kependidikan, penyair dunia nyata dan maya atau khalayak umum akan ikut tergugah dan bersemangat berkarya, khususnya dalam cipta puisi untuk keperluan kependidikan.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Copyright © 2026 Galuh Patria