Media dan Kehidupan Beragama Milenial

Media dan Kehidupan Beragama Milenial

Media dan Kehidupan Beragama Milenial: Tantangan Keberagamaan Manusia Modern

Penulis: Amar Ahmad & Nurhidaya

 

Milenial dan Teknologi Komunikasi

Media, tidak bisa dilepaskan dari kehidupan masyarakat, khususnya generasi milenial. Dari media mereka memperoleh sejumlah informasi. Dari media pula mereka dapat mempelajari beragam pengetahuan, mengadopsi sejumlah skill (keterampilan) sampai kepada belajar tentang agama yang sebahagian besar mereka masih minim keilmuan dan kesempatan untuk memperoleh langsung dari para Profesor, Guru, tokoh agama, dan sejumlah penyiar agama lainnya di berbagai agama yang ada.

Berdasarkan data dari hasil riset We Are Social, sebuah lembaga riset media sosial dari Inggris bersama Hootsuite yang dirilis Januari 2023 menunjukkan bahwa pengguna media sosial di Indonesia sudah mencapai 167 juta orang dari total populasi Indonesia.

Hal ini menunjukkan bahwa sekitar 60,4% penduduk Indonesia menggunakan media sosial dalam aktivitas interaksi mereka dengan media. Penggunaan internet masih mendominasi sekitar 212,9 juta penduduk menggunakan internet. Sementara penggunaan media sosial melalui Handphone sebesar 191 juta atau sekitar 98.3 persen dari populasi (katadata.com, 4/9/2023). Data ini menunjukkan betapa besarnya penggunaan media sosial dikalangan masyarakat.

 

“Pemahaman literasi media yang baik terkait mekanisme yang tepat dalam menggunakan media secara umum, termasuk media sosial adalah pemahaman yang komprehensif dan berkesinambungan.”

 

Preview artikel ini dapat dibaca di sini

Citation:

Ahmad, Amar dan Nurhidaya. “Media dan Kehidupan Beragama Milenial: Tantangan Keberagamaan Manusia Modern“ dalam Kunandar, et. al. Digital Disturbia: Hiruk-Pikuk Digitalisasi Komunikasi. Yogyakarta: Galuh Patria. pp 57-82.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

Copyright © 2026 Galuh Patria