Berjemur di Tepi Sungai Gyeongsan

Berjemur di Tepi Sungai Gyeongsan

 

Penulis Pandu Wijaya Saputra dan Septian Tito Megananda
Ukuran 14 x 20 cm
Berat 250 gr
Tebal 144 hlm
Format Softcover
ISBN 978-623-8454-25-9
Harga 75.000

 

Deskripsi

Berjemur di Tepi Sungai Gyeongsan

Tulisan dalam buku ini merupakan kumpulan tulisan tentang pengalaman kedua penulis ketika berada di Korea Selatan selama tiga bulan. Tulisan-tulisan yang disajikan tak sekadar catatan perjalanan, tapi juga mencoba menangkap lebih jauh ke aspek budaya, etos, pandangan hidup, sejarah, kebijakan, dan terkadang mencoba merefleksikan dalam konteks Indonesia. Dari pengalaman-pengalaman tersebut, kami juga menangkap bahwa Korea lebih dari sekadar riuh K-Pop dan K-dramanya. Itu semua hanyalah permukaan dari apa yang ada di Korea Selatan.

Tulisan-tulisan dalam buku ini terbagi menjadi tujuh bagian. Bagian pertama, Masisseoyo yang artinya “enak”, berisi cerita kami berkaitan makanan Korea. Bagian kedua, Happy Everywhere, berisi cerita tentang kota di Korea yang nyaman dan menyenangkan. Bagian ketiga tentang budaya, bagian ini berisi tentang kebiasaan dan karakter orang Korea yang kami lihat di sana.

Pada bagian Hwaiting, istilah “semangat” dalam bahasa Korea, kami khusus bercerita tentang etos kerja dan belajar mereka. Bagian kelima, Tak Melulu K-Pop, kami mencoba memperlihatkan bahwa budaya populer di Korea tidak hanya K-Pop yang selama ini kita gandrungi. Bagian keenam, Kampung Rakyat, berisi pengalaman kami ke tempat-tempat budaya. Pada bagian terkahir, Merawat Memori, berisi tentang sejarah mereka, cara mereka menjaga itu dan pengaruhnya pada Korea sekarang.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Jejak Setapak Menuju Eropa

Jejak Setapak Menuju Eropa

 

Penulis Emil Siska
Ukuran 14 x 20 cm
Berat 250 gr
Tebal viii+138 hlm
Format Softcover
ISBN 978-623-5663-79-1
Harga 68.000

 

Deskripsi

Jejak Setapak Menuju Eropa

Buku ini dibuat sebagai kenangan perjalanan awal pandemi 2020. Pandemi Covid-19 adalah peristiwa langka alam sejarah kehidupan yang bisa diabadikan melalui catatan perjalanan yang kebetulan bersamaan dengan perjalanan penulis ke Eropa. Ada banyak momen bagian dar pengalaman konkret yang perlu dituangkan ke dalam tulisan. Jika tidak, ia akan hilang dimakan waktu dan berlalu begitu saja.

Begitu banyak hal dalam ingatan. Kiranya jika dirangkum dalam sebuah buku akan menjadi karya yang mudah-mudahan bermanfaat. Tumpukan di memori dan dukungan dari berbagai pihak adalah suntikan kepercayaan diri bahwa siapa saja bisa berkarya dalam menulis.

Dengan bepergian, dan melihat dunia, kita akan menemukan diri yang baru. Dan jangan bertanya pada mereka yang tak pernah beranjak dari rumahnya. Hati-hati dengan dengan perjalanan, karena ia akan membawa diri yang baru.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Copyright © 2026 Galuh Patria