nDleming

nDleming

 

Penulis Ronin Sepuh
Ukuran 14 x 20 cm
Berat 200 gr
Tebal vi+98 hlm
Format Softcover
ISBN 978-623-5663-78-4
Harga 52.000

 

Deskripsi

nDleming

Ndleming dalam kosakata Bahasa Jawa berarti berbicara karepe dhewe, atau ngelantur, yang dalam Bahasa Indonesia dapat diterjemahkan sebagai berbicara tidak terkontrol. Apakah sang penulis buku ini benar-benar ndleming?

Ndleming di sini merupakan ungkapan yang sangat dalam dan luas maknanya. Saking dalam dan luasnya, buku ini bisa disebut sebagai kritik politik, ekonomi, sosial, dan kritik budaya atau biasa disingkat dengan kritik poleksosbud. Bila perlu bisa ditambah sebagai kritik pertahanan dan keamaman rakyat semesta (hankamrata).

Rasanya tidak berlebihan jika sang penulis adalah manusia jenis kesatu berdasarkan klasifikasi manusia dari Imam Al Ghozali. Imam Al Ghozali mengelompokkan manusia menjadi empat, yakni: (1) Manusia yang tahu bahwa dirinya tahu, (2) Manusia yang tahu bahwa dirinya tidak tahu, (3) Manusia yang tidak tahu bahwa dirinya tahu, dan (4) Manusia yang tidak tahu bahwa dirinya tidak tahu.

Dari sini tampak jelas bahwa ungkapan ndleming adalah ekspresi merasa tidak mumpuni untuk melontarkan gagasan di depan khalayak, walaupun sejatinya merupakan potret masyarakat senyatanya, yang tidak banyak warga yang mau menuliskannya. Ringkasnya, di samping sebagai kritik poleksosbud, buku ini juga mengajak kita untuk berbuat sesuai dengan tatakrama yang berlaku, dan bukan berbuat semau-maunya. Selamat ndleming!

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Menggembalakan Angan-Angan: Dongeng Seorang Pensiunan

Menggembalakan Angan-Angan: Dongeng Seorang Pensiunan

 

Penulis Ronin Sepuh
Ukuran 14 x 20 cm
Berat 200 gr
Tebal 104 hlm
Format Softcover
ISBN 978-623-5663-55-5
Harga 52.000

 

Deskripsi

Menggembalakan Angan-Angan: Dongeng Seorang Pensiunan

Beranjak dari bekal yang cukup lengkap itulah, menjadi menarik membaca hasil perenungan selama menjalani hidup dan karir selama ini. Karir penulis selama tiga dekade yang dijalaninya di ibu kota Sumatera Utara. Tugasnya di berbagai pos yang berhubungan dengan aspek teknis prosesing baik gula tebu maupun kelapa sawit, menjadikan pemahaman yang mendalam bahwa anugerah kekayaan alam perlu dikelola dengan sungguh sungguh demi manfaat orang banyak. Itulah yang menyebabkan penulis selalu berkontemplasi melalui kegiatan ibadahnya dan olah rohaninya untuk tetap sejalan dengan aturan main yang baku di perusahaan.

Beberapa hasil kontemplasi penulis coba dituangkan ke dalam buku berupa catatan yang mozaik, yang memang butuh perenungan untuk mengurutkan dan memahaminya. Banyak kejutan dari sentilan-sentilan yang sering kali terlewat memikirkannya. Bagaimanapun juga, upaya menulis buku ini adalah upaya untuk mengajak berpikir, memahami apa yang terjadi di sekitar kita saat menjalani hidup ini. Tetapi tetap dengan semangat yang santai, tidak memaksa. Selamat membaca.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Copyright © 2026 Galuh Patria