
| Penulis | Dr. Didik Haryadi Santoso, M.A. |
|---|---|
| Ukuran | 15,5 x 23 cm |
| Berat | 200 gr |
| Tebal | viii+112 hlm |
| Format | Softcover |
| ISBN | 978-623-8454-49-5 |
| Harga | 80.000 |
Deskripsi
Komunikasi Lintas Budaya: Dinamika & Tantangan Komunikasi Lintas Budaya di Era Postmodern
Pada pertengahan abad 20, motif awal ilmu komunikasi yang berupaya memuluskan proyek modernisasi global a la Amerika diuntungkan oleh perbendaharaan dan khazanah antropologi. Modernisasi saat itu yang berusaha mengantarkan masyarakat tradisional menjadi masyarakat modern industrial membutuhkan katalisator konsensus. Tanpa ilmu komunikasi, khususnya ihwal persuasi, konsensus ini sulit tercapai.
Akan tetapi, persuasi dalam ilmu komunikasi hanya bisa berbuat sedikit jika tanpa khazanah antropologi. Apa yang dikenal sebagai proses emic-etic, asimilasi-akulturasi, dan lainnya pada dasarnya berusaha memetakan sirkuit kultural sebuah masyarakat, sebelum kemudian ditentukan intervensi yang mungkin dianggap efektif. Ini tentu bisa digunakan untuk banyak hal, dari mulai sekedar membangun konsensus, merintis perdamaian, mengkaji kegelisahan, memuluskan negosiasi bilateral, atau merancang strategi hiburan dan pariwisata bernuansa budaya, dan apapun.
Seiring dengan berkembangnya teknologi, interaksi manusia kini serba termediasi. Lensa antropologi memang telah cukup memadai untuk membedah interaksi tatap muka. Namun interaksi termediasi adalah sesuai yang lain yang telah menjadi ranahnya ilmu komunikasi (meskipun belakangan ini sekat-sekat antar disiplin ilmu sosial dianggap tidak lagi relevan).
Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:
