MASJID 4.0 Saat Remaja dan Media Digital Bersatu

MASJID 4.0 Saat Remaja dan Media Digital Bersatu

 

Penulis Dr. Rika Lusri Virga, S.IP., MA., Melynia Rosyada, S.Sos., MA.,
Naili Rosa Urbah Rusydiana, S. Ag, MA., Angger Prayekti
Ukuran 13x 20 cm
Berat 250 gr
Tebal 104 hlm
Format Softcover
ISBN 978-623-8454-70-9
Harga 60.000

 

Deskripsi

MASJID 4.0 Saat Remaja dan Media Digital Bersatu

Di tengah derasnya arus informasi dan transformasi digital, literasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan. Buku ini lahir dari kegelisahan sekaligus optimisme tentang bagaimana generasi muda, khususnya remaja masjid untuk dapat berperan aktif dalam era digital yang serba cepat dan banjir informasi. Buku ini mengulas apa itu literasi digital, bagaimana Islam memandang pentingnya melek digital, serta tantangan dan peluang yang hadir bagi umat Muslim, khususnya generasi Z.

Buku ini menyoroti potensi besar remaja masjid sebagai penggerak literasi digital sekaligus teladan etika bermedia. Masjid, yang selama ini dikenal sebagai pusat dakwah dan pembinaan umat, kini menemukan ruang baru dalam bentuk mimbar virtual. Melalui konten-konten dakwah kreatif, media digital menjadi sarana efektif untuk menjangkau generasi muda dengan cara yang dekat, relevan, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman.

.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Islam, Budaya, dan Media Digital

Islam, Budaya, dan Media Digital

 

Penulis Bono Setyo, Siti Mupida, Lelita Azaria Rahmadiva, Diah Ajeng Purwani, dkk.
Ukuran 14 x 20 cm
Berat 350 gr
Tebal 380 hlm
Format Softcover
ISBN 978-623-8454-43-3
Harga 95.000

 

Deskripsi

Islam, Budaya, dan Media Digital

Buku ‘Islam, Budaya, dan Media Digital’ ini hadir sebagai refleksi atas perkembangan zaman yang semakin digital dan bagaimana Islam serta budaya beradaptasi di dalamnya. Perkembangan teknologi, terutama media digital, telah mengubah cara manusia berinteraksi, mencari informasi, dan memahami nilai-nilai budaya serta agama. Islam sebagai agama yang fleksibel dan relevan sepanjang masa juga menghadapi tantangan dan peluang baru dalam ruang digital ini.

Budaya digital tidak dapat dipisahkan dari Islam, terutama dalam membentuk wacana keaga­maan di era modern. Sebagaimana disampaikan oleh Charles Hirschkind dalam The Ethical Soundscape: Cassette Sermons and Islamic Counterpublics (2006), media memiliki peran besar dalam membentuk identitas keagamaan serta dalam menyebarkan pemikiran Islam di masyarakat. Digitalisasi juga memungkinkan terciptanya ruang publik baru di mana berbagai interpretasi Islam dapat diakses lebih luas.

Para penulis dalam buku ini, mencoba melihat bagaimana interaksi antara Islam, budaya, dan media digital dengan memotret realitas, tantangan, harapan, juga tinjauan-tinjauan kritis lainnya dari berbagai perspektif meski tetap dalam benang merah komunikasi.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Copyright © 2026 Galuh Patria