Terjebak dalam Derasnya Arus Teknologi Informasi dan Kecerdasan Buatan: Analisis Pendekatan Literasi Informasi di Era Digitalisasi
Penulis: Etik Anjar Fitriarti
Ketergantungan pada Teknologi
Teknologi informasi yang semakin berkembang pesat hingga saat ini menimbulkan berbagai macam dilema dan problematika bagi masyarakat, khususnya di dunia pendidikan. Anak-anak usia sekolah maupun mahasiswa merupakan bagian dari masyarakat informasi yang saat ini semestinya dilindungi dan diharapkan telah memiliki kemampuan literasi yang mumpuni untuk menghadapi segala tantangan dan dampak buruk dari hadirnya era yang serba digital ini.
Anak-anak usia sekolah dan mahasiswa dapat dikatakan sebagai generasi digital sebab mereka memiliki kemampuan yang cepat dalam beradaptasi dan menggunakan teknologi digital. Dalam Pratiwi (2021) disebutkan ada beberapa contoh karakteristik dari generasi digital saat ini yaitu aktif dalam mengungkapkan identitas diri, memiliki wawasan yang luas, menyukai kebebasan, ingin memiliki kontrol, bergantung terhadap teknologi, menikmati lingkungan online, memiliki kemampuan adaptasi teknologi yang baru dan memiliki kemampuan multitasking. Generasi digital saat ini dapat disebut sebagai digital native yaitu orang yang memiliki kemampuan yang cepat dalam beradaptasi terhadap teknologi digital.
“Perlunya menumbuhkan kesadaran literasi informasi untuk mengetahui kebutuhan serta menyesuaikan informasi yang dicari dalam permainan interaktif agar tidak mengarah pada hal-hal yang merugikan diri sendiri ataupun orang lain.”
Preview artikel ini dapat dibaca di sini
Citation:
Fitriarti, Etik Anjar. “Terjebak dalam Derasnya Arus Teknologi Informasi dan Kecerdasan Buatan: Analisis Pendekatan Literasi Informasi di Era Digitalisasi“ dalam Kunandar, et. al. Digital Disturbia: Hiruk-Pikuk Digitalisasi Komunikasi. Yogyakarta: Galuh Patria. pp 103-116.
Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:


