Bali Bercerita; Air Mata, Tawa, dan Sesajen Jiwa

Bali Bercerita; Air Mata, Tawa, dan Sesajen Jiwa

 

Penulis Drs. I Nengah Suardhana, M.Pd., Dr. I Wayan Kartimin, S.S., M.Par., I Made Sukadhana, SE
Ukuran 14 x 20 cm
Berat 300 gr
Tebal x+171 hlm
Format Softcover
ISBN 78-623-8454-84-6
Harga 99.000

 

Deskripsi

Bali Bercerita; Air Mata, Tawa, dan Sesajen Jiwa

Ketika pandemi COVID-19 menyentak dunia, Bali tersedu. Pura-pura sepi”, “senyum tersembunyi di balik masker”. Air mata dan pada Dewa tak pernah sendirian. Air mata dan sesajen tetap mengalir. Ada Tri Hita Karana filosofi harmoni yang mengajarkan: “Jatuh tujuh kali, bangun delapan kali dengan sesajen dan doa.” Inilah Bali di mana tragedi dan keluguan hidup bersanding seperti gegendingan dalam pementasan wayang. Setiap duka adalah pupuk, setiap tawa adalah mantra.

Di dalam buku ini, Anda akan menemukan kisah-kisah manusia biasa dengan aktivitas yang biasa, tetapi di dalamnya ada pengalaman yang berharga dan pelajaran berharga untuk diri sendiri. Sebagai pembaca, Anda diundang untuk terbuka pikiran dan hati Anda untuk merasakan emosi dari setiap kisah serta berbagi pengalaman dalam hidup Anda.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Overtourism di Bali: Siapa yang Diuntungkan, Siapa yang Tersisih?

Overtourism di Bali: Siapa yang Diuntungkan, Siapa yang Tersisih?

 

Penulis Drs. I Nengah Suardhana, M.Pd., dkk
Ukuran 14×21 cm
Berat 150 gr
Tebal x+157 hlm
Format Softcover
ISBN 978-623-8454-64-8
Harga 65.000

 

Deskripsi

Overtourism di Bali: Siapa yang Diuntungkan, Siapa yang Tersisih?

Tulisan ini merupakan upaya reflektif dan kritis terhadap dinamika pariwisata di Bali yang sarat paradoks. Di satu sisi, pariwisata menjadi tulang punggung ekonomi daerah— mendongkrak pendapatan, menciptakan lapangan kerja, serta menggerakkan sektor ekonomi kreatif dan lokal. Namun di sisi lain, masyarakat Bali justru menghadapi tekanan sosial dan ekologis yang semakin berat: krisis air bersih, kemacetan lalu lintas, akumulasi sampah, kenaikan harga tanah dan kebutuhan pokok, serta tergesernya nilai-nilai budaya dan spiritual yang dahulu dijunjung tinggi.

Dengan membaca buku ini pembaca diajak untuk menyelami lapisan-lapisan persoalan yang kompleks, sekaligus menyadari bahwa solusi terhadap overtourism tidak bisa bersifat tambal sulam. Dibutuhkan langkah strategis dan berkelanjutan: moratorium pembangunan hotel, pengembangan destinasi alternatif, edukasi wisatawan, pelibatan masyarakat lokal, hingga perumusan regulasi berbasis daya dukung nyata. Penekanan penting juga perlu diberikan pada keseimbangan wilayah antara Bali Selatan yang padat dan Bali Utara yang masih tertinggal.

.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Transformasi Ruang Ekonomi Bali Kini

Transformasi Ruang Ekonomi Bali Kini

 

Penulis I Gusti Ngurah Ardha Kumara, I Komang Jenna Aditya Pratama, dkk
Ukuran 14×21 cm
Berat 300 gr
Tebal xii+203 hlm
Format Softcover
ISBN 978-623-8454-56-3
Harga 90.000

 

Deskripsi

Transformasi Ruang Ekonomi Bali Kini

Sebagai daerah yang terus mengalami pertumbuhan, Bali menghadapi berbagai perubahan dalam bentuk, fungsi, dan makna ruang yang berkaitan erat dengan aktivitas ekonomi masyarakatnya. Buku ini menyajikan beragam kajian mengenai wujud ruang ekonomi Bali masa kini, dengan pendekatan yang beragam dan diperkuat oleh studi kasus dari berbagai wilayah. Pendekatan tersebut mencakup dimensi spasial, sosial, budaya, dan ekonomi—yang bersama-sama menunjukkan bagaimana ruang dimaknai, dimanfaatkan, dan dikembangkan oleh masyarakat dalam menghadapi dinamika zaman.

.

 

Tertarik untuk membeli? Buku ini bisa didapatkan melalui:

 

Copyright © 2026 Galuh Patria