Review Merawat Usia dari Meja Makan

Review Merawat Usia dari Meja Makan

 

“Dunia tidak akan selesai ketika kita mengambil langkah mundur sejenak. Hidup akan menjadi luar biasa ketika kita bisa berdamai dengan diri sendiri dan situasi di sekitar kita. Semoga.”
(Qoyimah, 2022: 10)

Buku ini ditulis Bu Dinul. Penulis yang sangat produktif. Hampir tiap hari aku melihatnya share link tulisan. Wooow banget 🥰

Buku berisi 20 esainya ini mengangkat tema-tema sederhana. Hal-hal sederhana yang dialaminya sehari-hari ditulis secara apik dalam buku ini. Persoalan yang menjadi pokok bahasan dalam esai tersebut berangkat dari pengalamannya baik dalam interaksinya dengan keluarga, rekan bimbel yang dikelolanya, atau siapa saja yang ditemuinya.

Semangat Bu Dinul bisa ditangkap dalam esainya. Beliau juga kerap menggunakan pertanyaan singkat untuk menggiring pendapat pembaca/ membuat pembaca menyetujui gagasannya.

Hampir keseluruhan esai di buku ini dimulai dengan peristiwa/ interaksinya dengan orang di sekitarnya. Ada tiga esai yang berbeda karena openingnya membicarakan hal umum. Esai tersebut adalah esai di halaman 58, 69, dan 96 (duh, angkanya 😶).

Ada beberapa kesalahan ejaan. Meski tentu saja tidak mengganggu pemahaman pembaca. Tapi pada intinya, Bu Dinul berhasil menuliskan kisah inspiratif dan penuh refleksi.

Qoyimah, Dinul. 2022. Merawat Usia dari Meja Makan. Yogyakarta: Galuh Patria.

Katarina Retno, Ibu dua anak, merdeka, dan berbahagia.

Copyright © 2026 Galuh Patria